kelayakan usaha budidaya pembesaran kerapu cantang
Kelayakan Usaha Budidaya Kerapu Cantang di Kampung Madong,Desa Kampung Bugis,Kecamatan Tanjungpinang Kota,Kota Tanjung Pinang
Kegiatan kelompok budidaya bersama "Maju Mandiri" Kampung madong, dengan 10 orang anggota kelompok budidaya, kelmpok budidaya bersama ini pada mulanya merupakan usaha pembudidaya yang kecil hanya mengandalkan alat tradisional, ketersedian benih dari alam, pakan yang terbatas, wadah yang di gunakan sangat sederhana. Berkat bantuan dari pemerintah kegiatan budidaya ini bisa lebih baik dengan penyediaan sarana prasarana dari pemerintah, antara lain , (wadah,benih, dan bantuan lainya). Atas keberlangsungan kegiatan budidaya yang di ketuai Bapak Hamzah, ini mempunyai estimasi yang cukup baik. tabel berikut merupakan kegiatan usaha budidaya yang lebih rinci pada tahun 2017.
Jumlah ikan
|
Jumlah Pakan 10 bulan
|
Pengandalian Penyakit
|
||
Benih Awal / ekor
|
Ikan mati selama kegiatan budidaya/ekor
|
Pellet (megami Gr)
|
Rucah
|
Di lakuakan secara berkala leh badan karantina ikan
provinsi kepuluan riau
|
2.000
|
161
|
60 karung
|
Rucah di cari di alam oleh setiap kelompok
|
|
Harga/ekor (Rp.18.000)
|
-
|
Harga/karung (Rp.350.000)
|
||
Rp.18.000x 2.000
|
Rp.350.000 X 60 karung
|
|||
Rp. 3.600.000
|
-
|
Rp.21.000.000
|
-
|
-
|
Jumlah total modal : Rp. 24.600.000
|
||||
Sumber :
wawancara seputar kegiatan pembesaran kerapu cantang
Jumlah Ikan Panen/Ekor
|
Bobot Rata-rata
|
Harga/Kg
|
1.839
|
1 Kg
|
Rp. 120.0000
|
1.839 X 120.000
|
||
Rp.220.680,000 – Modal ( 24.600.000)
|
||
Rp.196.080.000 (:)10 (Orang Anggota Kelompok)
|
||
Rp. 19,608.000/Orang
|
||
Sumber :
wawancara seputar kegiatan pembesaran kerapu cantang
Proses kegiatan budidaya pembesaran kerapu cantang selama
10 bulan, dan untuk setiap anggota kelompok menerima uang sebanyak sembilan
Belas Juta Rupiah selama +- 300 Hari kerja, kegiatan usaha budidaya yang di
lakukan oleh kelompok budidaya “Majun Mandiri” hasilnya cukup memuaskan.
Dokumentasi
(Foto bersama dengan ketua
kelompok budidaya “Maju mandiri”) Bapak Hamzah)
Sekian Terimaksaih



Komentar
Posting Komentar